WAJO, BYTENEWS.ID — Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Wajo memasuki era baru pengelolaan sampah di bawah kepemimpinan Kepala Dinas Lingkungan Hidup, A. Fakhrul Rijal. Kebijakan strategis mulai diterapkan dengan mewajibkan setiap developer perumahan mengelola dan mengangkut sampah secara mandiri ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA).
Kebijakan tersebut diwujudkan melalui pembahasan dokumen UKL-UPL sejumlah developer perumahan yang dilakukan langsung di kantor DLH Kabupaten Wajo dan dipimpin oleh Kadis Lingkungan Hidup, A. Fakhrul Rijal.(4/5)
Dalam pembahasan tersebut, DLH menetapkan syarat tegas sebelum menerbitkan surat rekomendasi lingkungan.
“Kami akan mengeluarkan surat rekomendasi apabila developer perumahan menyediakan armada pengangkut sampah sendiri berupa kendaraan roda tiga,” ujar A. Fakhrul Rijal.
Kebijakan ini mendapat respons positif dari para developer perumahan. Hingga saat ini, tercatat sedikitnya lima developer telah memenuhi komitmen tersebut dengan membeli kendaraan roda tiga pengangkut sampah dan menyerahkannya sebagai bukti kesiapan pengelolaan sampah mandiri.
Para developer kemudian menerima surat rekomendasi DLH sekaligus menandatangani komitmen bersama dalam pengelolaan sampah di kawasan perumahan masing-masing.
DLH Wajo berharap langkah ini menjadi solusi konkret terhadap persoalan sampah yang selama ini sering muncul di kawasan permukiman baru.
“Kedepannya kami berharap tidak ada lagi perumahan yang dibangun tanpa sistem pengelolaan sampah yang jelas. Dengan program ini, timbunan sampah di pinggir jalan dapat dikurangi dan persoalan sampah yang tidak terurus bisa kita atasi,” tambahnya.
Program inovatif tersebut diberi nama PUBER SAPU (Sapu Bersih Sampah Developer Perumahan), yang menjadi gerakan kolaboratif antara pemerintah daerah dan pihak developer dalam menciptakan lingkungan permukiman yang bersih, sehat, dan berkelanjutan.
Program PUBER SAPU diharapkan menjadi model pengelolaan sampah berbasis tanggung jawab pengembang sekaligus mendukung upaya pemerintah daerah dalam mewujudkan Kabupaten Wajo yang lebih tertata dan ramah lingkungan.
Penulis : Cender