WAJO, BYTENEWS.ID — Program Corporate Social Responsibility (CSR) pembangunan taman kota di wilayah Sengkang, Kabupaten Wajo, menuai sorotan. Sejumlah pekerja mengaku hingga kini belum menerima sisa pembayaran pekerjaan meski proyek telah rampung dikerjakan sejak akhir tahun 2025 lalu.(6/5/2026)
Informasi yang dihimpun menyebutkan, pekerjaan penataan taman kota tersebut berada di empat titik lokasi di kawasan Kota Sengkang dan merupakan bagian dari program CSR Bank Sulselbar Cabang Sengkang.
Salah satu pekerja yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan bahwa proyek telah selesai sejak Desember 2025. Namun hingga memasuki Mei 2026, sisa pembayaran pekerjaan belum juga direalisasikan.
“Pekerjaan sudah selesai sejak bulan 12. Tapi sampai sekarang sudah masuk bulan 5 belum juga dibayarkan,” ujar pekerja tersebut.
Menurutnya, kondisi tersebut cukup memberatkan para pekerja dan pihak pelaksana karena biaya operasional dan tenaga kerja telah lebih dulu dikeluarkan selama proses pengerjaan berlangsung.
Para pekerja berharap pihak bank segera memberikan kejelasan terkait pembayaran yang masih tertunda agar tidak menimbulkan persoalan baru di lapangan.
Mereka menilai proyek CSR seharusnya menjadi contoh kepedulian sosial perusahaan kepada masyarakat, termasuk memastikan hak para pekerja terselesaikan tepat waktu.
“Harapan kami hanya kepastian pembayaran karena pekerjaan sudah selesai semua,” tambahnya.
Keterlambatan pembayaran ini mulai menjadi perhatian masyarakat karena proyek taman kota tersebut merupakan fasilitas publik yang kini telah dimanfaatkan warga.
Sejumlah pihak menilai transparansi pelaksanaan program CSR penting dilakukan, mulai dari proses pengerjaan hingga penyelesaian administrasi pembayaran.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak Bank Sulselbar Cabang Sengkang masih diharapkan memberikan klarifikasi resmi terkait alasan keterlambatan pembayaran sisa pekerjaan tersebut.
Penulis : Cender