BYTENEWS.ID – WAJO – Semangat inovasi terus tumbuh di lingkungan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Wajo. Salah satu staf DLH Wajo, Syamsudariadi, ST., MT., berhasil menciptakan sebuah inovasi bertajuk Wajo Green Pest, yakni cairan anti rayap ramah lingkungan yang dibuat dari bahan dasar limbah ubi kayu.(9/7/2026)
Inovasi tersebut menjadi salah satu terobosan dalam pemanfaatan limbah organik menjadi produk yang memiliki nilai tambah sekaligus mendukung upaya pelestarian lingkungan. Selain membantu mengurangi limbah, produk ini juga diharapkan dapat menjadi alternatif pengendalian rayap yang lebih ramah lingkungan dibandingkan bahan kimia konvensional.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Wajo, Andi Fakhrul Rijal Burhanuddin, ST., MM., mengapresiasi lahirnya inovasi tersebut. Menurutnya, Wajo Green Pest merupakan bukti nyata bahwa aparatur pemerintah mampu menghadirkan solusi kreatif melalui pemanfaatan potensi lokal.
“Inovasi ini merupakan wujud nyata komitmen Dinas Lingkungan Hidup dalam mendorong lahirnya kreativitas dan inovasi di kalangan aparatur, sekaligus mendukung pemanfaatan limbah menjadi produk yang bermanfaat dan ramah lingkungan,” ujar Andi Fakhrul Rijal.
Ia menambahkan, limbah ubi kayu yang selama ini kurang dimanfaatkan ternyata memiliki potensi untuk diolah menjadi produk yang bernilai ekonomis sekaligus bermanfaat bagi masyarakat.
“Kami sangat mengapresiasi inovasi yang dihasilkan oleh staf kami. Wajo Green Pest menjadi bukti bahwa limbah ubi kayu dapat diolah menjadi produk yang memiliki nilai guna dalam pengendalian rayap. Inovasi seperti ini diharapkan mampu menjadi inspirasi bagi masyarakat untuk lebih kreatif dalam memanfaatkan limbah serta mendukung upaya pelestarian lingkungan,” katanya.
Menurutnya, pengembangan inovasi berbasis lingkungan menjadi salah satu strategi DLH Kabupaten Wajo dalam mendorong pengelolaan sampah dan limbah secara berkelanjutan. Dengan memanfaatkan bahan-bahan lokal yang selama ini dianggap tidak bernilai, diharapkan akan lahir produk-produk inovatif yang dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus mengurangi pencemaran lingkungan.
Ke depan, Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Wajo berkomitmen untuk terus mendorong lahirnya berbagai inovasi dari aparatur maupun masyarakat yang berorientasi pada pengelolaan lingkungan, pengurangan limbah, serta pemanfaatan sumber daya lokal secara berkelanjutan.
Melalui inovasi seperti Wajo Green Pest, DLH Wajo berharap semakin banyak ide kreatif yang berkembang sehingga Kabupaten Wajo dapat menjadi daerah yang tidak hanya peduli terhadap kebersihan lingkungan, tetapi juga mampu mengubah limbah menjadi produk bernilai guna dan bernilai ekonomi.
(Cender)