BYTENEWS.ID – WAJO – Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Wajo, Andi Fakhrul Rijal Burhanuddin, ST., MM., bersama Camat Tempe, Sekretaris Camat Tempe, dan tim dari Dinas Lingkungan Hidup melakukan kunjungan ke Kantor Kelurahan Pattirosompe, Kecamatan Tempe, Selasa pagi.(7/7/2026)
Kunjungan tersebut dilakukan sebagai tindak lanjut atas laporan masyarakat terkait inovasi pengelolaan sampah yang diterapkan oleh Kelurahan Pattirosompe, yakni mengajak warga membawa sampah botol plastik saat mengurus berbagai pelayanan administrasi di kantor kelurahan.
Inovasi tersebut diberi nama MA’PEL (Membawa Sampah dalam Pelayanan). Melalui program ini, masyarakat yang datang mengurus pelayanan diimbau membawa sampah plastik, khususnya botol plastik bekas, sebagai bentuk partisipasi dalam menjaga kebersihan lingkungan.
Sampah plastik yang terkumpul kemudian akan dipilah dan dikelola lebih lanjut sehingga tidak berakhir menjadi sampah yang mencemari lingkungan. Program ini juga menjadi sarana edukasi bagi masyarakat untuk membiasakan diri memilah dan mengelola sampah sejak dari sumbernya.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Wajo, Andi Fakhrul Rijal Burhanuddin, menyampaikan apresiasinya terhadap inovasi yang digagas oleh Kelurahan Pattirosompe. Menurutnya, MA’PEL merupakan langkah kreatif dan inovatif yang mampu mengintegrasikan pelayanan publik dengan gerakan kepedulian lingkungan.
“Program MA’PEL ini merupakan inovasi yang sangat baik karena tidak hanya memberikan pelayanan kepada masyarakat, tetapi juga menanamkan kesadaran akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan. Ini adalah bentuk edukasi yang sederhana namun memiliki dampak besar jika dilakukan secara berkelanjutan,” ujarnya.
Ia menambahkan, persoalan sampah tidak dapat diselesaikan hanya oleh pemerintah, tetapi membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat. Karena itu, inovasi seperti MA’PEL patut mendapatkan dukungan dan apresiasi.
“Kami berharap program ini dapat menjadi inspirasi bagi kelurahan dan desa lainnya di Kabupaten Wajo. Jika semakin banyak wilayah yang menerapkan inovasi serupa, maka upaya pengurangan sampah plastik dan peningkatan kesadaran masyarakat terhadap lingkungan akan semakin efektif,” tambahnya.
Sementara itu, pihak Kelurahan Pattirosompe menjelaskan bahwa program MA’PEL lahir dari keinginan untuk membangun kebiasaan positif di tengah masyarakat sekaligus mendukung program pemerintah dalam pengurangan sampah plastik.
Melalui inovasi tersebut, setiap kunjungan warga ke kantor kelurahan tidak hanya menghasilkan pelayanan administrasi yang dibutuhkan, tetapi juga memberikan kontribusi nyata terhadap kebersihan lingkungan.
Pemerintah Kabupaten Wajo melalui Dinas Lingkungan Hidup berharap inovasi MA’PEL dapat terus dikembangkan dan direplikasi di berbagai wilayah sebagai bagian dari gerakan bersama mewujudkan Kabupaten Wajo yang bersih, sehat, dan berkelanjutan.
(Cender)