WAJO, BYTENEWS.ID — Sejumlah pekerja proyek pembangunan Taman Kota Sengkang mengeluhkan belum dibayarkannya sisa anggaran pekerjaan oleh pihak Bank BPD Sulselbar Cabang Sengkang. Kondisi tersebut berdampak langsung pada tertahannya upah para tukang yang hingga kini belum menerima hak mereka secara penuh.(6/5/2026)
Diketahui, proyek penataan taman kota yang tersebar di empat titik di wilayah Sengkang tersebut telah selesai dikerjakan sejak beberapa bulan lalu. Namun hingga memasuki bulan Mei, pembayaran sisa anggaran proyek disebut belum juga direalisasikan.
Salah satu perwakilan pekerja menyebutkan bahwa rekanan pelaksana proyek belum dapat melunasi pembayaran upah karena dana pekerjaan dari pihak bank belum dicairkan.
“Kami sebagai tukang hanya menunggu hak kami. Pekerjaan sudah selesai, tapi upah masih tertahan karena rekanan juga belum dibayar,” ungkap salah satu pekerja.
Informasi yang dihimpun menyebutkan bahwa sebelumnya telah diterbitkan surat resmi dari pihak terkait kepada Bank BPD Sulselbar untuk melakukan pembayaran sisa pekerjaan secara penuh. Namun hingga saat ini realisasi pembayaran tersebut belum dilakukan.
Situasi ini mendapat perhatian dari aktivis Kesatuan Rakyat Menggugat (KERAMAT), Hardiansyah, yang menilai persoalan tersebut tidak boleh berlarut-larut karena menyangkut hak pekerja kecil.
Menurutnya, keterlambatan pembayaran bukan sekadar persoalan administrasi, tetapi berdampak langsung pada kehidupan masyarakat.
“Kasihan para tukang. Upah mereka ikut tertahan karena rekanan belum dibayar sepenuhnya oleh pihak bank. Padahal mereka punya keluarga yang harus dinafkahi. Ini tidak boleh dibiarkan,” tegas Hardiansyah.
Ia menegaskan, pihaknya akan menggelar aksi demonstrasi di Bank BPD Sulselbar Cabang Sengkang apabila pembayaran sisa anggaran proyek taman kota di empat titik tersebut tidak segera diselesaikan.
“Kami beri waktu agar persoalan ini diselesaikan secara baik. Jika tidak ada pembayaran, kami akan turun aksi sebagai bentuk pembelaan terhadap hak pekerja,” ujarnya.
Aktivis KERAMAT berharap pihak Bank BPD Sulselbar segera memberikan klarifikasi sekaligus menyelesaikan kewajiban pembayaran agar tidak menimbulkan polemik berkepanjangan di tengah masyarakat.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak Bank BPD Sulselbar Cabang Sengkang masih diharapkan memberikan tanggapan resmi terkait keluhan pekerja dan rencana penyelesaian pembayaran proyek tersebut.
Penulis : Cender