Home / Daerah / Nasional

Rabu, 15 April 2026 - 13:26 WIB

Australia Turun Tangan di Danau Tempe! Wajo Jadi Lokasi Proyek Teknologi Pemantau Air Berbasis Satelit, Bupati Andi Rosman Manfaatnya Untuk Masyarakat

bytenews.idWAJO – Kabupaten Wajo kembali menjadi sorotan kerja sama internasional setelah lembaga riset ternama dunia, CSIRO (Commonwealth Scientific and Industrial Research Organisation) Australia menggelar workshop bersama Pemerintah Kabupaten Wajo di Kantor Bappelitbangda Kabupaten Wajo, Senin (13/4/2026).

Pertemuan strategis tersebut membahas proyek demonstrasi teknologi pemantauan kualitas air di Danau Tempe menggunakan sistem pemantauan terintegrasi berbasis satelit guna meningkatkan pengelolaan lingkungan dan keberlanjutan ekosistem danau.

Program ini merupakan bagian dari kerja sama global yang didanai oleh Department of Climate Change, Energy, the Environment and Water (DCCEEW) Australia dan dilaksanakan bersama BAPPENAS sebagai mitra pemerintah Indonesia.

Melalui teknologi Aqua Watch Data System, tim peneliti internasional menargetkan pembangunan sistem informasi dan pemantauan kualitas air danau secara berkelanjutan dalam jangka panjang.

Baca Juga  Sepi Penindakan BBM Subsidi di Wajo, Publik Pertanyakan Pengawasan dan Transparansi

Workshop tersebut dihadiri Sekretaris Daerah Wajo Armayani didampingi Kepala Bappelitbangda Muhammad Ilyas bersama sejumlah perwakilan Organisasi Perangkat Daerah lingkup Pemkab Wajo.

Bupati Wajo, Andi Rosman, menyambut positif kolaborasi internasional tersebut dan menilai proyek teknologi ini menjadi langkah strategis dalam menjaga masa depan Danau Tempe.

Menurutnya, pemasangan sensor kualitas air berbasis satelit menjadi kebutuhan penting untuk memastikan kondisi lingkungan danau tetap terpantau secara ilmiah dan modern.

“Pemerintah Kabupaten Wajo tentu menyambut baik program ini karena fokusnya pada kualitas dan keberlanjutan Danau Tempe. Danau ini merupakan danau tektonik purba sekaligus danau alami terbesar kedua di Sulawesi Selatan,” ujar Andi Rosman.

Baca Juga  Ir. Ashar Tiba-Tiba Lepas Jabatan Kadis Pertanian Wajo, Tekanan dari Atas atau Intrik Internal?

Ia berharap proyek demonstrasi teknologi tersebut mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat, khususnya nelayan serta warga yang hidup di kawasan pesisir danau.

“Semoga kerja sama ini menjadi angin segar bagi masyarakat dan membawa manfaat langsung bagi nelayan serta warga sekitar Danau Tempe,” harapnya.

Kolaborasi ini sekaligus menempatkan Kabupaten Wajo sebagai salah satu daerah di Indonesia yang masuk dalam jaringan riset lingkungan global, memperkuat posisi daerah dalam agenda perubahan iklim dan pengelolaan sumber daya air berbasis teknologi modern.

penulis : Cender

Share :

Baca Juga

Nasional

NasDem Wajo Bereaksi Keras atas Sampul Majalah Tempo, Taqwa Gaffar: Jangan Bangun Opini Menyesatkan

Daerah

Gaji Rp250 Ribu Belum Dibayar 6 Bulan, Guru PPPK Paruh Waktu Malah Diminta Bayar Rp400 Ribu Kegiatan PGRI

Daerah

Guru di Wajo Soroti Pembayaran PGRI Rp400 Ribu, Harap Ada Penjelasan Resmi Pengurus

Daerah

DLH Wajo Bergerak Cepat! Ancaman Penutupan Program MBG Mulai Diantisipasi

Daerah

Bupati Wajo Hadiri Pembukaan MTQ XXXIV Sulsel di Maros, Dukung Kafilah Harumkan Nama Daerah

Daerah

Kadis DLH Wajo Aktif Cari Solusi Lingkungan, Diskusi Bersama DPRD Sulsel Bahas IPAL Program MBG

Daerah

Andi Sariful Aklam Darakutni: Wajo Maju dengan Kebersamaan dan Kepedulian Rakyat

Daerah

HJW ke-627, Legislator Gerindra H. Syamsuddin Dorong Wajo Lebih Maju dan Sejahtera