Home / Daerah / DPR / Global / Nasional

Selasa, 30 September 2025 - 13:52 WIB

Bupati Andi Rosman didampingi Forkopimda Pantau Tiga Lokasi MQK dan MQKN Jelang Pembukaan : Insya Allah Semua Sudah Siap

Bytenews.id – WAJO – Bupati Wajo, Andi Rosman bersama Forkopimda pantau lokasi jelang pembukaan Musabaqah Qiraatil Kutub Nasional (MQKN) dan Musabaqah Qiraatil Kutub nternasional (MQKI) di sejumlah titik, Selasa (30/9/2025).

Pertama, rombongan Bupati memantau Kampus Ma’had Aly di Jl Andi Unru kemudian bertolak ke Pondok Pesantren As’adiyah Macanang, Kecamatan Majauleng.

Selanjutnya, Bupati juga memantau Pondok Pesantren As’adiyah Sengkang di Jl Veteran, tempat dimana Tamu dari sejumlah provinsi dan negara diterima.

MQK sendiri bakal berlangsung 1-7 Oktober di Pondok Pesantren As’adiyah Sengkang.

Tiga lokasi menjadi titik utama yakni Ponpes As’adiyah Lapongkoda, Kampus Mahad Aly As’adiyah dan Kampus As’adiyah Macanang, Kecamatan Majauleng.

Kompetisi pendalaman Kitab Kuning itu bakal diikuti ribuan peserta dari 34 Provinsi di Indonesia dan 10 Negara.

Baca Juga  Dasco Minta Polemik Biaya Hotel Menteri Rp9,3 Juta/Malam Tak Dibesar-besarkan

Bupati Andi Rosman menegaskan Pemerintah Kabupaten Wajo siap nemberikan pelayanan terbaik bagi para tamu.

“Insya Allab setelah kami kordinasi dengan panitia lokal maupun nasional, semuanya sudah siap baik lokasi, akomodasi dan persiapan jelang pembukaan,” ujar Andi Rosman.

Saat ini, dituturkan 95 persen persiapan telah siap.

“Sudah 95 persen persiapan jelang pembukaan. Insya Allah di Ponpes As’adiyah Macanang dilakukan pembukaan dan dibuka langsung Menteri Agama Prof KH Nasaruddin Umar,” tuturnya.

“Sejumlah Menteri juga bakal hadir, Mendagri Tito Karnavian, Menteri Luar Negeri Sugiono, Menko PMK Pratikno dan akan ditutup Wamenag, Dr Romo H.R Muhammad Syafi’i,” sambungnya.

MQK Internasional ini diperkirakan akan diikuti oleh sekitar 3.400 orang, termasuk delegasi dari seluruh provinsi di Indonesia dan negara tetangga seperti Malaysia, Brunei, Thailand, dan Singapura.

Baca Juga  Presiden Prabowo Apresiasi Kapolri: Polisi Indonesia Harus Jadi Polisi Rakyat

Acara ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi membaca kitab kuning, tetapi juga berdampak besar pada ekonomi lokal dan pendidikan pesantren di Indonesia.

Pemerintah Kabupaten Wajo telah menunjukkan komitmennya dalam mendukung acara ini dengan melakukan berbagai persiapan.

“Termasuk perbaikan infrastruktur jalan dan peningkatan fasilitas pendukung lainnya. Dengan persiapan yang matang dan dukungan dari berbagai pihak, MQK Nasional dan Internasional di Kabupaten Wajo dapat berjalan dengan lancar dan sukses, serta memberikan dampak positif bagi masyarakat dan pendidikan di daerah kita,” tandasnya.

📝 Cender

Share :

Baca Juga

Daerah

Wabup Wajo di Rakornas Kemendagri: Sinkronisasi Pusat–Daerah Kunci Asta Cita Presiden

Daerah

Keramat Nilai Tugu Kubah Masjid di Ulugalung Bermutu Buruk, Diduga Akibat Kelalaian Pengawasan Dana CSR Rp150 Juta

Nasional

13 Tahun Sengketa Tak Tuntas, Keramat Ancam Langkah Hukum Jika HGU PTPN XIV Keera Diperpanjang

Daerah

Proyek Bermasalah Diduga Terstruktur, Keramat Wajo Siap Buka Data ke KPK

Daerah

Ketua KERAMAT Soroti Proyek Cath Lab RSUD Madukelleng Wajo Rp2,19 Miliar, Desak Kejelasan Rehab atau Pengadaan Alkes Sesuai Aturan Kemenkes

Daerah

HUT Intelkam Polri ke-80, Kapolres dan Kasat Intelkam Polres Wajo Tegaskan Komitmen Jaga Stabilitas Kamtibmas

Daerah

Akhir Penantian Panjang, 4.008 PPPK Paruh Waktu Wajo Resmi Diangkat

Daerah

Atlit Biliar Sulawesi Selatan Menaruh Harapan Pada Ir. Fekix Ligianto Untuk Menahkodai POBSI SulSel