Home / Daerah / Kriminal & Kejadian

Rabu, 18 Juni 2025 - 11:45 WIB

Diduga Lakukan Pemerasan, Oknum DC Adira Sengkang Dikecam: Konsumen Tertekan, Prosedur Diabaikan

bytenews.id -WAJO-Sengkang ,”Sejumlah konsumen Adira Finance mengeluhkan dugaan tindakan tidak profesional yang dilakukan oleh oknum Debt collector (DC) dalam proses penagihan. Keluhan tersebut meliputi nada bicara yang tinggi, ancaman penyitaan yang tidak sesuai prosedur, dan penagihan di luar jam kerja yang diperbolehkan. (Selasa 17-06-2026)

Salah seorang konsumen Warga Kecamatan Tempe Aco Sengkang mengaku merasa tertekan dengan cara penagihan yang dilakukan oleh oknum DC yang tiba tiba mendatangi rumahnya “Dia terus ngotot dan mengancam akan menyita kendaraan dan meminta uang pembatalan penarikan 15 juta rupiah

“Kalau nunggak kan harusnya SP (Surat Peringatan) 1, SP 2, ada putusan pengadilan, barulah bisa eksekusi. Ini putusan pengadilan untuk eksekutornya belum didaftarkan, jadi nggak bisa dieksekusi, padahal saya sudah menjelaskan akan segera membayar tunggakan,” ujarnya.

Baca Juga  DLH Wajo Minta PLN Bertanggung Jawab atas Tumpukan Sampah Penebangan Pohon

Menanggapi keluhan tersebut Pemerhati Kabupaten Wajo Hasan Basri,S.H menyatakan sangat menyesalkan kejadian ini dan akan menindak tegas jika terbukti ada pelanggaran yang dilakukan oleh oknum DC , Tindak pidana adalah perbuatan yang dilarang oleh aturan hukum dan setiap
orang yang melanggar larangan tersebut dikenakan sanksi pidana.

Pencurian dalam perumusan Pasal 362 KUHP yaitu mengambil sesuatu barang berwujud maupun tidak berwujud yang sama sekali atau sebahagian termasuk kepunyaan orang lain, yang dilakukan dengan sengaja dengan Peraturan Kapolri Nomor 8 Tahun 2011 Tentang Pengamanan Eksekusi Jaminan Fidusia.

Baca Juga  "Ngopi Usai Upacara, Ketua Purnawirawan Polri Wajo Rangkul Semangat Kebersamaan

Pasal pemerasan ini dikategorikan sebagai tindak pidana. Lebih lanjut, Pasal 368 KUHP menerangkan bahwa barang siapa dengan maksud menguntungkan diri sendiri atau orang lain secara melawan hukum, memaksa seseorang dengan kekerasan atau ancaman kekerasan untuk memberikan suatu barang, yang seluruh atau sebagiannya adalah milik orang itu atau orang lain.

Sampai saat ini nasabah belum melaporkan ke APH ,guna menunggu klarifikasi dari pihak PT. Adira Finance Sengkang
Nasabah merasa di rugikan sampai berita ini dirilis

(Andi Restu)

Share :

Baca Juga

Daerah

Proyek Wisata Bangsalae Diduga Jadi Temuan, Komisi IV DPRD Wajo Disorot Soal Pengawasan

Daerah

Gaji PPPK PW Baru Cair 3 Bulan, Guru Singgung “Umroh”, Komisi I DPRD Wajo Siap Kawal

Daerah

Kades Botto Diduga Hapus Nama Warga Penerima dari Daftar Bantuan Bedah Rumah, Warga Pertanyakan Transparansi

Daerah

KERAMAT Resmi Laporkan Dugaan Pengelolaan Iuran PGRI Wajo ke Kejaksaan

Daerah

Survei Gas Alam di Wajo Picu Penolakan, KERAMAT Soroti Desa Tua dan Desa Balielo: Jangan Sampai Terulang Tragedi Lumpur Lapindo

Daerah

Bupati Andi Rosman Tegaskan Peran KEMAWA, Perkuat Persatuan Warga Wajo di Perantauan

Daerah

Kadis DLH Wajo Ambil Alih RTH Calaccu! Lapak Parkiran Dipastikan Dibongkar, Pasar Pagi UMKM Segera Hadir

Daerah

Bupati Barru Buka Suara! Dipanggil Kejati Sulsel Terkait Kasus Bibit Nanas, Statusnya Hanya Saksi