BYTENEWS.ID, WAJO – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Wajo menggelar Lomba Bertutur Tingkat Kabupaten Wajo Tahun 2026 sebagai upaya menumbuhkan budaya literasi, meningkatkan minat baca, serta melestarikan cerita rakyat dan budaya lokal di kalangan generasi muda.(28/7/2026)
Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, 27–28 Juli 2026, itu digelar di Hotel Puspa, Jalan Beringin, Sengkang, dan diikuti oleh para siswa dari berbagai sekolah dasar di Kabupaten Wajo.
Acara dibuka secara resmi oleh perwakilan Pemerintah Kabupaten Wajo yang dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta, guru pendamping, dewan juri, dan panitia atas terselenggaranya kegiatan tersebut.
Dalam sambutannya disampaikan bahwa Lomba Bertutur bukan sekadar ajang mencari juara, melainkan menjadi sarana membangun karakter, meningkatkan kemampuan berbicara, serta menumbuhkan kecintaan anak-anak terhadap membaca dan budaya lokal.
“Lomba Bertutur merupakan bagian dari upaya membangun budaya literasi sejak usia dini. Melalui kegiatan ini, anak-anak tidak hanya belajar menyampaikan sebuah cerita, tetapi juga memahami nilai-nilai kehidupan yang terkandung di dalamnya,” disampaikan dalam sambutan pembukaan.
Selain mengasah kemampuan berbicara di depan umum, peserta juga didorong untuk lebih mengenal cerita rakyat yang menjadi bagian dari identitas dan kearifan lokal Kabupaten Wajo maupun Sulawesi Selatan.
Kepada para peserta, panitia berpesan agar tampil percaya diri dan menjadikan perlombaan sebagai pengalaman berharga.
“Tampilkan kemampuan terbaik kalian. Jangan takut salah dan jangan takut kalah. Berani tampil adalah sebuah prestasi. Yang terpenting adalah mampu bertutur dengan percaya diri, ekspresif, menghayati cerita, dan menyampaikan pesan moral kepada para pendengar.”
Pemerintah Kabupaten Wajo juga memberikan apresiasi kepada para guru pendamping yang telah membimbing dan mempersiapkan peserta hingga mampu tampil dalam ajang tersebut.
Peran guru dinilai sangat penting dalam membangun generasi yang cerdas, berkarakter, percaya diri, serta memiliki budaya literasi yang kuat.
Sementara itu, kepada dewan juri diharapkan dapat melaksanakan tugas secara objektif, profesional, dan penuh integritas sehingga menghasilkan penilaian yang adil bagi seluruh peserta.
Untuk memberikan motivasi kepada para peserta, panitia juga menyiapkan hadiah pembinaan bagi para pemenang dengan total hadiah sebesar Rp16.500.000, dengan rincian sebagai berikut:
Juara I : Rp5.000.000
Juara II : Rp4.000.000
Juara III : Rp3.000.000
Harapan I : Rp2.000.000
Harapan II : Rp1.500.000
Harapan III : Rp1.000.000
Melalui penyelenggaraan Lomba Bertutur Tahun 2026, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Wajo berharap budaya membaca dan bertutur terus tumbuh di tengah masyarakat.
“Membaca membuka jendela dunia, bertutur melatih keberanian, dan literasi membangun masa depan.”
Dengan melibatkan 45 peserta dari 14 kecamatan, kegiatan ini diharapkan menjadi wadah lahirnya generasi muda Wajo yang gemar membaca, percaya diri, memiliki kemampuan komunikasi yang baik, serta mencintai budaya dan kearifan lokal sebagai bagian dari identitas daerah.
Kegiatan ini diharapkan menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Wajo dalam mencetak generasi muda yang unggul, berdaya saing, mencintai budaya daerah, serta memiliki kemampuan literasi yang baik sebagai bekal menghadapi tantangan masa depan.
( Cender)