Home / Nasional / Politik

Rabu, 15 April 2026 - 12:52 WIB

NasDem Wajo Bereaksi Keras atas Sampul Majalah Tempo, Taqwa Gaffar: Jangan Bangun Opini Menyesatkan

WAJO, bytenews.id — Ketua DPD Partai Nasional Demokrat (NasDem) Kabupaten Wajo, Taqwa Gaffar, angkat bicara terkait pemberitaan dan sampul majalah Tempo yang menyeret Partai NasDem dalam isu wacana merger politik.(15/04/2026)

Pernyataan tersebut disampaikan menyusul beredarnya sampul majalah yang menampilkan Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh bersama narasi wacana penggabungan Partai NasDem dengan Partai Gerindra yang dipimpin Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto.

Menurut Taqwa Gaffar, narasi yang berkembang dinilai tendensius dan berpotensi menggiring opini publik secara tidak proporsional.

“Kami menghormati kebebasan pers sebagai pilar demokrasi. Namun kebebasan tanpa tanggung jawab dapat menjadi bentuk penyalahgunaan. Kritik harus berbasis fakta, bukan spekulasi yang dikemas dramatis,” ujar Taqwa kepada awak media, Rabu (15/4).

Baca Juga  Keluhan Warga Attakae Dijawab, Reses Ketua Komisi III DPRD Wajo Pastikan Proyek Jalan Lapatokah

Ia menegaskan, pernyataan sikap tersebut merupakan tindak lanjut arahan DPW NasDem Sulawesi Selatan sebagai respons terhadap framing pemberitaan yang dianggap merendahkan marwah partai politik.

Menurutnya, partai politik merupakan institusi demokrasi yang tidak seharusnya diposisikan secara negatif melalui narasi yang belum memiliki dasar fakta yang jelas.

“Partai politik adalah wadah perjuangan gagasan, ideologi, dan harapan rakyat. Karena itu tidak boleh direndahkan melalui framing yang menyesatkan,” tegasnya bersama jajaran pengurus dan Fraksi DPD NasDem Wajo.

Baca Juga  Mayoritas Publik Puas Terhadap Kinerja Polri Berantas Premanisme, Survei: Kepuasan Capai 67 Persen

DPD NasDem Wajo juga meminta pihak terkait untuk segera memberikan klarifikasi kepada publik demi menjaga prinsip akurasi informasi serta etika jurnalistik.

“Kami berharap ada klarifikasi terbuka sebagai bentuk tanggung jawab moral atas narasi yang telah dibangun,” lanjutnya.

Taqwa menambahkan, sikap tersebut bukan sekadar pembelaan terhadap partai, melainkan upaya menjaga ruang demokrasi agar tetap sehat dari pembentukan opini publik yang dinilai tidak berimbang.

“Jajaran NasDem tentu tidak akan tinggal diam ketika marwah politik direduksi menjadi sekadar komoditas informasi,” tutupnya.

(Redaksi bytenews.id)

penulis : Cender

Share :

Baca Juga

Daerah

Australia Turun Tangan di Danau Tempe! Wajo Jadi Lokasi Proyek Teknologi Pemantau Air Berbasis Satelit, Bupati Andi Rosman Manfaatnya Untuk Masyarakat

Daerah

Guru di Wajo Soroti Pembayaran PGRI Rp400 Ribu, Harap Ada Penjelasan Resmi Pengurus

Daerah

Andi Sariful Aklam Darakutni: Wajo Maju dengan Kebersamaan dan Kepedulian Rakyat

Kriminal & Kejadian

Sepi Penindakan BBM Subsidi di Wajo, Publik Pertanyakan Pengawasan dan Transparansi

Daerah

HJW ke-627 Jadi Ajang Konsolidasi Besar! Pejabat Nasional hingga Kepala Daerah Padati Wajo

Daerah

RR Bantah Isu Lahan Pribadi pada Proyek Rabat Beton Sabbangparu, Tegaskan Tanah Diserahkan untuk Fasilitas Umum

Daerah

Rabat Beton Diduga Masuk Lahan Pribadi Oknum Dewan, Warga: “Sapi Saja Ikut Protes”

DPR

Trotoar vs Perut Rakyat: Komisi l DPRD Wajo Tunda Penertiban Lapak UMKM hingga Usai Lebaran