Home / Daerah

Minggu, 24 Agustus 2025 - 07:57 WIB

Mahasiswa KKN Institut Lamaddukelleng Angkatan lV Kembangkan Program Pemanfaatan Sampah Plastik Menjadi Paving Block

bytenews.id – Wajo – Kelurahan Mappadaelo, Kecamatan Tanasitolo, 22 Agustus 2025 – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Institut Lamaddukelleng Angkatan IV Posko IV Kelurahan Mappadaelo menghadirkan program inovatif berupa Pemanfaatan Sampah Plastik Menjadi Paving Block. Gagasan ini bahkan diangkat menjadi Program Kecamatan oleh Koordinator Kecamatan KKN Tanasitolo.

Kegiatan peluncuran program tersebut dihadiri oleh Koordinator Kecamatan KKN, mahasiswa KKN se-Kecamatan Tanasitolo, Camat Tanasitolo yang diwakili oleh Kasi Pemerintahan Idham, S.Sos., M.Si., para lurah se-Kecamatan Tanasitolo, serta masyarakat setempat.

Dalam sambutannya, Idham menyampaikan apresiasi tinggi atas kreativitas mahasiswa.
“Program ini sangat baik, sehingga kehadiran KKN Lamaddukelleng kali ini mampu menjawab tantangan dan memberikan solusi atas permasalahan sampah yang tak kunjung selesai,” ujarnya.

Baca Juga  Proyek Bermasalah Diduga Terstruktur, Keramat Wajo Siap Buka Data ke KPK

Irwan, salah satu mahasiswa KKN Posko IV, menjelaskan bahwa ide tersebut lahir dari kepedulian terhadap kondisi lingkungan.
“Program ini berangkat dari kebutuhan untuk menjawab permasalahan sampah, khususnya di Kecamatan Tanasitolo,” terangnya.

Adapun proses pembuatan paving block dari sampah plastik relatif sederhana. Bahan yang digunakan antara lain sampah plastik, pasir, serta oli bekas agar tidak lengket pada cetakan. Dengan metode ini, masyarakat dapat dengan mudah mengadopsinya, baik untuk keperluan lingkungan maupun peluang usaha.

Baca Juga  Pihak Adira Finance Klarifikasi Dugaan Pemerasan oleh Debt Collector: "Itu Tidak Benar, Kami Turun Secara Baik-baik dan Sesuai Prosedur"

Hardiyan, Koordinator Kecamatan KKN Tanasitolo, menekankan manfaat ganda dari program ini.
“Tidak hanya berdampak pada lingkungan, program ini juga bisa membuka peluang ekonomi baru. Semoga dapat menjadi ide bisnis untuk meningkatkan pendapatan masyarakat,” jelasnya.

Senada dengan itu, Firdhan selaku Koordinator Kelurahan Mappadaelo berharap dukungan pemerintah.
“Kami berharap gagasan ini mendapat perhatian pemerintah untuk dapat dikembangkan bersama mahasiswa dan masyarakat,” pungkasnya.

Melalui program ini, mahasiswa KKN Institut Lamaddukelleng berharap persoalan sampah di Kecamatan Tanasitolo dapat teratasi sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pengelolaan sampah yang efektif dan berkelanjutan.

📝Hardiansya

Share :

Baca Juga

Daerah

Wabup Wajo di Rakornas Kemendagri: Sinkronisasi Pusat–Daerah Kunci Asta Cita Presiden

Daerah

Keramat Nilai Tugu Kubah Masjid di Ulugalung Bermutu Buruk, Diduga Akibat Kelalaian Pengawasan Dana CSR Rp150 Juta

Daerah

Proyek Bermasalah Diduga Terstruktur, Keramat Wajo Siap Buka Data ke KPK

Daerah

Ketua KERAMAT Soroti Proyek Cath Lab RSUD Madukelleng Wajo Rp2,19 Miliar, Desak Kejelasan Rehab atau Pengadaan Alkes Sesuai Aturan Kemenkes

Daerah

HUT Intelkam Polri ke-80, Kapolres dan Kasat Intelkam Polres Wajo Tegaskan Komitmen Jaga Stabilitas Kamtibmas

Daerah

Akhir Penantian Panjang, 4.008 PPPK Paruh Waktu Wajo Resmi Diangkat

Daerah

Atlit Biliar Sulawesi Selatan Menaruh Harapan Pada Ir. Fekix Ligianto Untuk Menahkodai POBSI SulSel

Daerah

WAC: Peringatan “Lampu Merah” KPK untuk Kabupaten Wajo Diabaikan Pemerintah Daerah