BYTENEWS.ID, WAJO – Kabupaten Wajo menjadi tuan rumah peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-23 Persatuan Purnawirawan TNI Angkatan Darat (PPAD) tingkat Sulawesi Selatan. Kegiatan tersebut dipusatkan di Ruang Pola Kantor Bupati Wajo, Minggu (9/8/2026).
Peringatan HUT PPAD ini berlangsung meriah dan dihadiri sekitar 530 peserta yang berasal dari seluruh DPC PPAD se-Sulawesi Selatan.
Bupati Wajo Andi Rosman hadir bersama Wakil Bupati Wajo dr. Baso Rahmanuddin. Turut hadir Ketua DPD PPAD Sulsel Brigjen TNI (Purn.) H. A. Baso Amirullah bersama istri Hj. Tenriyola, Kasdim 1406 Wajo Mayor Inf. Askar, Kapolres Wajo yang diwakili jajaran PJU, serta seluruh Ketua DPC PPAD se-Sulawesi Selatan.
Bupati Wajo Andi Rosman menyambut hangat dipilihnya Kabupaten Wajo sebagai pusat pelaksanaan peringatan HUT ke-23 PPAD Sulsel.
Menurutnya, kehadiran ratusan purnawirawan TNI AD dari berbagai daerah di Sulawesi Selatan bukan hanya menjadi kehormatan bagi Kabupaten Wajo, tetapi juga menjadi momentum memperkuat silaturahmi dan sinergi antara pemerintah daerah, TNI, Polri, serta seluruh elemen masyarakat.
“Kami menyambut dengan penuh kebahagiaan dan rasa hormat atas dipilihnya Kabupaten Wajo sebagai tempat pelaksanaan HUT ke-23 PPAD. Kehadiran para purnawirawan menjadi kehormatan sekaligus energi positif bagi daerah,” ujar Andi Rosman.
Ia berharap momentum HUT PPAD dapat menjadi ruang untuk mempererat persaudaraan sekaligus menjaga semangat pengabdian yang selama ini telah ditunjukkan para purnawirawan selama menjalankan tugas sebagai prajurit TNI.
“Semoga kegiatan ini menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi, membangun kebersamaan dan terus menumbuhkan semangat pengabdian kepada masyarakat, bangsa dan negara,” katanya.
Andi Rosman juga berharap para purnawirawan tetap memberikan sumbangsih pemikiran, pengalaman, serta keteladanan kepada generasi penerus, khususnya dalam mendukung pembangunan di Kabupaten Wajo dan Sulawesi Selatan.
Menurutnya, pengalaman panjang para purnawirawan merupakan modal sosial yang sangat berharga bagi pembangunan daerah.
“Pengalaman dan keteladanan para purnawirawan merupakan aset yang sangat berharga. Kami berharap sinergi dan kolaborasi ini terus terjaga untuk memberikan manfaat bagi masyarakat,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Bupati Wajo menegaskan bahwa pembangunan daerah membutuhkan keterlibatan seluruh unsur dan pemangku kepentingan.
Pemerintah daerah, kata dia, tidak dapat bekerja sendiri dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan dan menyentuh seluruh lapisan masyarakat.
“Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Dibutuhkan kebersamaan seluruh stakeholder, termasuk para purnawirawan, untuk mewujudkan Wajo yang semakin maju, religius, bermartabat, terdepan dan berkeadilan,” pungkasnya.
Peringatan HUT ke-23 PPAD tersebut sekaligus menjadi momentum untuk mengenang dan menghargai perjalanan pengabdian para purnawirawan TNI Angkatan Darat, sekaligus memperkuat semangat kebersamaan dalam memberikan kontribusi bagi masyarakat, bangsa, dan negara.
(Cdr)