Home / Kriminal & Kejadian / Nasional

Rabu, 25 Juni 2025 - 03:35 WIB

Sadis! ART Dipaksa Makan Kotoran Anjing, Majikan di Batam Jadi Tersangka

Oplus_16777216

Oplus_16777216

bytenews.id – BATAM – Kasus kekerasan terhadap asisten rumah tangga (ART) kembali mencuat. Kali ini, pelaku adalah Rosliana (44), seorang majikan yang tinggal di kawasan elite Taman Golf Sukajadi, Kota Batam. Ia tega menyiksa ART-nya, Intan (22), seorang perempuan muda asal Sumba, Nusa Tenggara Timur (NTT), hanya karena kesalahan sepele.

Perlakuan sadis Rosliana terbongkar setelah korban berhasil melaporkan aksi penganiayaan yang dialaminya. Tak hanya mengalami pemukulan brutal, korban bahkan dipaksa memakan kotoran anjing dan meminum air dari septic tank.

“Lupa menutup kandang, lalu anjing berkelahi dan terluka. Itu yang memicu kemarahan majikan dan berujung pada kekerasan terhadap korban,” ujar Kasat Reskrim Polresta Barelang, AKP Debby Tri, dalam konferensi pers, Senin (23/6/2025) sore.

Baca Juga  Reses Berkelas Banggar: Taqwa Gaffar Pulang dengan Anggaran, Bukan Catatan Kosong

Kekerasan Fisik dan Psikis

Amarah Rosliana meledak setelah anjing peliharaannya terluka akibat kandang yang tidak tertutup rapat. Intan yang dianggap lalai pun menjadi sasaran kemarahan. Ia dipukuli, kepalanya dibenturkan ke dinding, dan bahkan mengalami kekerasan verbal yang merendahkan martabatnya.

Lebih miris lagi, aksi kekerasan itu turut melibatkan ART lain bernama Merlin. Polisi menetapkan bahwa Merlin turut memukul Intan karena mendapat perintah langsung dari sang majikan.

“Tersangka M (Merlin) mengaku ikut memukul karena diperintah oleh majikan. Keduanya sudah kami tetapkan sebagai tersangka,” tegas Debby.

Suami Kabur ke Luar Negeri

Baca Juga  Kejagung Teken Kerja Sama Strategis dengan Operator Seluler, Perkuat Fungsi Intelijen Penegakan Hukum

Tidak hanya Rosliana yang menjadi sorotan, suaminya pun ikut menjadi perhatian publik. Saat aparat kepolisian hendak menangkap Rosliana, sang suami diketahui telah lebih dulu kabur ke Korea Selatan. Hingga kini, keberadaannya masih dalam penelusuran.

Ditangkap Tanpa Penyesalan

Rosliana kini telah diamankan oleh aparat kepolisian. Namun, saat dihadirkan dalam konferensi pers dengan mengenakan baju tahanan berwarna oranye, tak sedikit pun terlihat raut penyesalan di wajahnya.

Kasus ini menjadi pukulan keras terhadap perlindungan hak-hak pekerja rumah tangga di Indonesia, khususnya bagi para pekerja perempuan dari daerah terpencil. Publik pun menyerukan agar pelaku dihukum seberat-beratnya sesuai hukum yang berlaku.

(Andi Restu)

Share :

Baca Juga

Daerah

Dewan PKB Amshar Andi Timbang Respons Cepat Bantu Korban Puting Beliung di Pammana

Kriminal & Kejadian

Kesatuan Rakyat Menggugat KERAMAT : Usut Tuntas Dugaan Mafia Solar Yang DI Desa Waetuo, Tersangkakan Sampai Ke Otaknya !!!

Kriminal & Kejadian

KPK OTT Pejabat Bea Cukai, Direktur Penindakan DJBC Baru 7 Hari Menjabat Ditangkap di Lampung

Nasional

Tarik Dua Wakil Bupati Aktif, PSI Sulsel Perkuat Struktur Jelang Pemilu

Daerah

Penghargaan UHC Madya untuk Wajo, Bupati Tegaskan Ini Bukan Akhir Pelayanan

Daerah

Wabup Wajo di Rakornas Kemendagri: Sinkronisasi Pusat–Daerah Kunci Asta Cita Presiden

Nasional

13 Tahun Sengketa Tak Tuntas, Keramat Ancam Langkah Hukum Jika HGU PTPN XIV Keera Diperpanjang

Daerah

WAC: Peringatan “Lampu Merah” KPK untuk Kabupaten Wajo Diabaikan Pemerintah Daerah