Home / Daerah

Senin, 28 Juli 2025 - 08:37 WIB

PLN ULP Sengkang Klarifikasi Soal Sampah Penebangan: Kegiatan Sesuai SOP, Mohon Maaf atas Insiden di Kampus Lamaddukkelleng

{

{"remix_data":[],"remix_entry_point":"challenges","source_tags":[],"origin":"unknown","total_draw_time":0,"total_draw_actions":0,"layers_used":0,"brushes_used":0,"photos_added":0,"total_editor_actions":{},"tools_used":{},"is_sticker":false,"edited_since_last_sticker_save":false,"containsFTESticker":false}

bytenews.id – Sengkang — Menanggapi sorotan publik terkait sisa sampah hasil pemangkasan pohon di sekitar jalan protokol, PLN Unit Layanan Pelanggan (ULP) Sengkang memberikan klarifikasi resmi. Manajer PLN ULP Sengkang, Darwis, menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari persiapan menyambut pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) tingkat Internasional yang akan digelar di Kabupaten Wajo.

“Kegiatan pemangkasan ini bukan tanpa alasan. Kami lakukan demi menjaga keamanan jaringan listrik sekaligus mendukung estetika dan kelancaran acara MTQ. Semua prosedur dilaksanakan sesuai dengan SOP dan nomor surat izin kerjasama ke DLH 0106/STH.01.03/F16080400/2025,” jelas Darwis dalam keterangannya, Senin (28/7).

Baca Juga  Polrestabes Palembang Bekuk Komplotan Pelaku Curas Disertai Pemerasan dan Pengancaman via Aplikasi MiChat

Ia mengakui bahwa volume sampah pada waktu itu di wilayah islamic center yang ditimbulkan cukup besar lantaran pohon-pohon yang dipangkas memiliki bobot besar. Sementara itu, pengangkutan dilakukan secara bertahap dengan intensitas maksimal tiga kali dalam sehari.

“Masalah waktu dan padatnya jadwal kerja kami di lapangan membuat pengangkutan tidak bisa langsung tuntas dalam sehari”.

Selain itu, PLN ULP Sengkang juga menyampaikan permintaan maaf secara langsung kepada pihak Kampus Lamaddukkelleng dan Publik atas insiden yang sempat terjadi kemarin.

Baca Juga  MATA ALAM Desak Pemda Bertanggung Jawab atas Kebakaran di Depan Kampus Lamaddukkelleng

“Kami sudah menyampaikan permohonan maaf kepada pihak kampus atas kejadian kemarin. Ke depannya, kami akan lebih berhati-hati dan memperkuat koordinasi agar kejadian serupa tidak terulang,” ujar Darwis.

PLN berharap publik dapat memahami kondisi teknis di lapangan dan tidak serta-merta menyalahkan petugas. Darwis juga menegaskan bahwa pihaknya selalu terbuka untuk berkoordinasi dengan instansi lain, termasuk Dinas Lingkungan Hidup, demi memastikan kebersihan dan keamanan wilayah.

📝Cender

Share :

Baca Juga

Daerah

Wabup Wajo di Rakornas Kemendagri: Sinkronisasi Pusat–Daerah Kunci Asta Cita Presiden

Daerah

Keramat Nilai Tugu Kubah Masjid di Ulugalung Bermutu Buruk, Diduga Akibat Kelalaian Pengawasan Dana CSR Rp150 Juta

Daerah

Proyek Bermasalah Diduga Terstruktur, Keramat Wajo Siap Buka Data ke KPK

Daerah

Ketua KERAMAT Soroti Proyek Cath Lab RSUD Madukelleng Wajo Rp2,19 Miliar, Desak Kejelasan Rehab atau Pengadaan Alkes Sesuai Aturan Kemenkes

Daerah

HUT Intelkam Polri ke-80, Kapolres dan Kasat Intelkam Polres Wajo Tegaskan Komitmen Jaga Stabilitas Kamtibmas

Daerah

Akhir Penantian Panjang, 4.008 PPPK Paruh Waktu Wajo Resmi Diangkat

Daerah

Atlit Biliar Sulawesi Selatan Menaruh Harapan Pada Ir. Fekix Ligianto Untuk Menahkodai POBSI SulSel

Daerah

WAC: Peringatan “Lampu Merah” KPK untuk Kabupaten Wajo Diabaikan Pemerintah Daerah