Home / Kriminal & Kejadian

Jumat, 10 April 2026 - 07:08 WIB

Penindakan Pengepul BBM Subsidi Marak di Daerah Lain, Wajo Diminta Tidak Tinggal Diam

bytenews.id – WAJO — Penindakan terhadap praktik penyelewengan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi terus dilakukan aparat kepolisian di sejumlah daerah di Indonesia. Namun, hingga kini masyarakat Kabupaten Wajo menilai belum terlihat langkah nyata penertiban terhadap dugaan aktivitas pengepul BBM subsidi jenis Pertalite dan Solar di wilayah setempat.(10/4/2026)

Di Polda Kalimantan Timur, aparat kepolisian dilaporkan berhasil mengamankan 12 tersangka yang diduga terlibat dalam praktik pengumpulan dan distribusi ilegal BBM subsidi jenis Pertalite dan Solar. Penindakan tersebut menjadi bagian dari upaya nasional menjaga distribusi energi bersubsidi agar tepat sasaran.

Langkah serupa juga dilakukan oleh Polda Riau, yang bergerak melakukan pengamanan serta penertiban terhadap dugaan penyalahgunaan BBM subsidi di wilayah hukumnya.

Baca Juga  Kapolri dan Menteri LHK Tandatangani MoU untuk Peningkatan Kualitas Lingkungan Hidup

Perbandingan penindakan di sejumlah daerah tersebut memunculkan sorotan di Kabupaten Wajo. Hingga saat ini, publik menilai belum terlihat pergerakan signifikan aparat di wilayah hukum Polres Wajo untuk menindak dugaan aktivitas pengepul BBM subsidi yang disebut-sebut berlangsung secara terbuka.

Ketua Kesatuan Rakyat Menggugat (KERAMAT), Hardiansyah, menegaskan bahwa aparat penegak hukum di daerah perlu menunjukkan langkah konkret sebagaimana yang telah dilakukan di sejumlah provinsi lain.

“Di daerah lain aparat sudah bergerak cepat mengamankan pelaku penyalahgunaan BBM subsidi. Kami berharap di Wajo juga ada langkah nyata agar tidak muncul kesan pembiaran,” tegas Hardiansyah.

Baca Juga  Ledakan Hebat Guncang Lapongkoda, Diduga Akibat Tabung Oksigen di Tempat Servis Elektronik

Ia menilai, dugaan aktivitas pengepul BBM subsidi bukan lagi isu tertutup karena telah menjadi pembicaraan masyarakat luas. Menurutnya, jika tidak segera ditindak, kondisi tersebut berpotensi merugikan masyarakat kecil yang seharusnya menjadi penerima manfaat subsidi negara.

KERAMAT juga mendorong aparat kepolisian bersama instansi terkait meningkatkan pengawasan distribusi BBM bersubsidi, melakukan investigasi lapangan, serta menindak tegas pihak-pihak yang terbukti melanggar aturan.

Menurut Hardiansyah, penegakan hukum yang tegas akan menjadi bukti bahwa negara hadir menjaga keadilan distribusi energi sekaligus mencegah kelangkaan BBM di tengah masyarakat Kabupaten Wajo.

penulis : Cender

Share :

Baca Juga

Kriminal & Kejadian

Sepi Penindakan BBM Subsidi di Wajo, Publik Pertanyakan Pengawasan dan Transparansi

Kriminal & Kejadian

KERAMAT Soroti Dugaan Penggelapan BBM Bersubsidi di Wajo

Daerah

Rabat Beton Diduga Masuk Lahan Pribadi Oknum Dewan, Warga: “Sapi Saja Ikut Protes”

DPR

Gerak Cepat! Legislator Wajo H. Mustafa Turun Langsung Bantu Korban Kebakaran di Desa Nepo

Daerah

Dewan PKB Amshar Andi Timbang Respons Cepat Bantu Korban Puting Beliung di Pammana

Kriminal & Kejadian

Kesatuan Rakyat Menggugat KERAMAT : Usut Tuntas Dugaan Mafia Solar Yang DI Desa Waetuo, Tersangkakan Sampai Ke Otaknya !!!

Kriminal & Kejadian

KPK OTT Pejabat Bea Cukai, Direktur Penindakan DJBC Baru 7 Hari Menjabat Ditangkap di Lampung

Daerah

BEM Lamaddukelleng Desak Polres Wajo Klarifikasi Isu Viral Dugaan Kanibalisme