Wajo – Satuan Intelijen dan Keamanan (Intelkam) Polri memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 yang jatuh pada 2 Januari 2026 kemarin. Momentum ini menjadi refleksi penting atas peran strategis Intelkam Polri dalam menjaga stabilitas keamanan, melakukan deteksi dini, serta mencegah berbagai potensi gangguan kamtibmas di tengah masyarakat. (06/01/2025)
Kapolres Wajo, AKBP Muhammad Rosid Ridho, S.I.K, menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh jajaran Intelkam Polri, khususnya Intelkam Polres Wajo, atas dedikasi dan pengabdian yang selama ini telah ditunjukkan.
“Di usia ke-80 ini, Intelkam Polri dituntut semakin profesional, adaptif, dan responsif terhadap dinamika sosial yang terus berkembang. Intelkam memiliki peran strategis dalam mendukung kebijakan pimpinan serta menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif,” ujar Kapolres.
Hal senada disampaikan Kasat Intelkam Polres Wajo, IPTU Zulkarnain, S.Sos, yang menegaskan bahwa peringatan HUT Intelkam Polri ke-80 menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas kinerja dan integritas personel.
“Kami berkomitmen untuk terus memperkuat fungsi intelijen melalui langkah-langkah preventif dan preemtif, serta membangun sinergi dengan seluruh elemen masyarakat demi menjaga keamanan dan ketertiban di Kabupaten Wajo,” tegas IPTU Zulkarnain.
Apresiasi juga datang dari masyarakat. Salah seorang tokoh masyarakat Wajo, Abd Rahman, menilai kehadiran dan peran Intelkam Polri sangat dirasakan dalam menjaga situasi daerah tetap kondusif.
“Selama ini kami melihat Intelkam Polri bekerja secara senyap namun hasilnya nyata. Situasi keamanan di Wajo relatif aman dan terkendali. Kami berharap Intelkam Polri terus dekat dengan masyarakat dan tetap profesional,” ungkapnya.
Menurutnya, sinergi antara Polri dan masyarakat merupakan kunci utama dalam menciptakan rasa aman serta mencegah berbagai potensi konflik sosial.
Peringatan HUT Intelkam Polri ke-80 ini diharapkan menjadi penguat semangat pengabdian bagi seluruh insan Intelkam untuk terus setia kepada bangsa dan negara, menjaga persatuan, serta mengawal keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
penerbit : Hardiansyah
penulis : cender









